Liputan Eksklusif Aceh
Begini Upaya Polisi Hingga Aksi Demo di Lhokseumawe Bisa Berlangsung Damai
penyampaian pendapatan di depan umum itu dilindungi oleh Undang-Undang. Tapi harus disampaikan secara tertib, sopan, dan beretika
Penulis: Saiful Bahri | Editor: Muhammad Hadi
"Ini salah satu upaya pendekatan dari kita. Karena memang harus kita rangkul dan harus kita dekati. Kami tidak unjuk-unjuk saja saat unjuk rasa.
Dimana kami datang dengan membawa temeng, water cannon dan sebagainya, kemudian berhadapan disitu, tentu tidak begitu," tegasnya.
Jadi ada kegiatan-kegiatan pendahuluan yang dilakukan dalam rangka membicarakan dan berkoordinasi, agar aksi ini bisa berjalan damai, serta suluruh tuntutan mereka tersampaikan. Lalu kemudian dijawab oleh pihak yang dituntun.
Seperti Senin kemarin, wali kota dan Ketua DPRK hadir. Jadi apa yang menjadi tuntutan dari pendemo, bisa langsung terjawab.
Baca juga: Inisiator HMI Aceh Singkil Serukan Demontrasi Damai
"Jadi ada pendekatan dengan pengunjuk rasa dan kemudian pendekatan dengan pihak yang menjadi sasaran unjuk rasa. Ini pendekatan yang kami lakukan," paparnya.
Disamping itu, pihaknya juga tetap berkomunikasi dengan seluruh stackholder, unsur muspida, dan tokoh yang ada di Kota Lhokseumawe.
"Bisa kita lihat, semua unsur Muspida kemarin hadir. Karena kita satu visi dan satu misi, yakni Lhokseumawe harus aman dan damai," jelasnya.
Terima kasih kepada seluruh peserta aksi
Intinya, demo itu tidak harus rusuh. Demo itu tidak harus bentrok. Malah demo Itu harus tertib, aman, dan tenteram.
Diuraikan juga, penyampaian pendapatan di depan umum itu dilindungi oleh Undang-Undang. Tapi harus disampaikan secara tertib, sopan, dan beretika. Sehingga seluruh tuntutannya tersalurkan.
Karena bila sudah ribut, tentunya tidak tersampaikan tuntutan yang diinginkan.
"Misalnya, mereka mau menyampaikan tuntutan tentang kenaikan pajak PBB. Tapi kalau sudah ribut, kan wali kota tidak ada kesempatan menjawab saat aksi berlangsung, sehingga tidak ada solusi.
Tapi karena aksi berjalan aman, wali kota pun langsung turun untuk menjawab. Intinya bila damai, tuntutan tersempaikan, jawaban didapat, dan solusinya ada," papar AKBP Dr Ahzan
Baca juga: Demo di Lhokseumawe Berakhir Damai, Wali Kota Tegaskan tak Ada Kenaikan PBB
Kapolres Lhokseumawe, Dr Ahzan, juga mengharap agar kedepannya bila ada aksi unjuk rasa, harus berlangsung seperti Senin kemarin. Dimana berlangsung secara tertib dan damai, tidak anarkis.
"Karena kita semua akan rugi bila sudah anarkis," tegasnya.
Terakhir, AKBP Ahzan, mengucapkan terimakasih kepada seluruh peserta aksi dan semua pihak yang hadir di gedung DPRK Lhokseumawe.
| Di Kota Langsa, Mobil Berplat BK Diperkirakan Capai 70 Persen |
|
|---|
| Bupati Aceh Barat Serukan Warganya Pakai Plat BL, Agar Pajak tak Lari keluar Daerah |
|
|---|
| Begini Penjelasan PLN Aceh Terkait Pemberian Kompensasi Dampak Pemadaman Listrik |
|
|---|
| Bikin Gaduh! YaPKA Minta PLN Aceh Berikan Kompensasi kepada Konsumen, Terkait Listrik Padam |
|
|---|
| PLN Dituntut Berikan Kompensasi Bagi Pelanggan Atas Pemadam Listrik di Aceh Jaya |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/06052025_Kapolres-Lhokseumawe-AKBP-Ahzan-SH-SIK-MSM-MH.jpg)