Liputan Eksklusif Aceh
Begini Upaya Polisi Hingga Aksi Demo di Lhokseumawe Bisa Berlangsung Damai
penyampaian pendapatan di depan umum itu dilindungi oleh Undang-Undang. Tapi harus disampaikan secara tertib, sopan, dan beretika
Penulis: Saiful Bahri | Editor: Muhammad Hadi
Laporan Saiful Bahri I Lhokseumawe
SERAMBiNEWS.COM, LHOKSEUMAWE - Demonstrasi seringkali identik dengan potensi kericuhan.
Namun saja aksi mahasiswa di Kota Lhokseumawe, Provinsi Aceh, yang menolak kenaikan PBB-P2 dan kebijakan pemerintah lainnya, pada Senin (1/9/2025) kemarin, menjadi contoh keberhasilan menyampaikan aspirasi tanpa kekerasan.
Aksi berjalan damai, tertib, dan tenteram, tanpa ada insiden kekerasan apa pun.
Sejak awal kedatangan pendemo, aparat keamanan pun melakukan pengamanan secara humanis.
Bahkan saat semua pendemo duduk di badan jalan, pihak aparat keamanan pun ikut duduk, termasuk Kapolres Lhokseumawe AKBP Dr Ahzan.
Tapi pastinya aksi ini bisa berjalan damai, tidak lepas dari sejumlah langkah penting yang dilakukan pihak kepolisian.
Baca juga: PBB Soroti Kekerasan Aparat dalam Aksi Demo di Indonesia, Desak Lakukan Penyelidikan Cepat
Kapolres Lhokseumawe, Dr Ahzan, Selasa (2/9/2025), menjelaskan, setelah pihaknya menerima surat pemberitahuan demo yang akan berlangsung 1 September 2025, maka terlebih dahulu berkoordinasi dengan pihak civitas kampus yang ada di Kota Lhokseumawe.
"Seperti civitas kampus dari Unimal, Politeknik, Uniki, Bumi Persada, UIN, dan lannya, kami undang dan duduk bersama untuk membahas aksi 1 September," katanya.
Selanjutnya, melakukan pendekatan dan berkoordinasi beberapa kali dengan pihak BEM kampus, BEM fakultas, Ormawa yang ada di kampus.
Kemudian, pihaknya juga berkalborasi, berkonsultasi, dan kemudian meminta back-up dari satuan TNI yang ada di Kota Lhokseumawe untuk pengamanan.
"Ini juga sangat berpengaruh terhadap pengamanan demo kemarin," tegasnya.
Lalu, AKBP Dr Ahzan juga sempat menyampaikan bahwa dirinya dasarnya sudah lama bertugas di Lhokseumawe.
Baca juga: Detik-detik Polisi Serbu Kampus Unisba dan Unpas, Aparat Tembak Gas Air Mata, 48 Orang Jadi Korban
Sehingga mengenal berbagai pihak di Lhokseumewe, termasuk civitas akademika dan para mahasiswa.
Selama ini pun dirinya terus melakukan pendekatan dengan mereka.
| Di Kota Langsa, Mobil Berplat BK Diperkirakan Capai 70 Persen |
|
|---|
| Bupati Aceh Barat Serukan Warganya Pakai Plat BL, Agar Pajak tak Lari keluar Daerah |
|
|---|
| Begini Penjelasan PLN Aceh Terkait Pemberian Kompensasi Dampak Pemadaman Listrik |
|
|---|
| Bikin Gaduh! YaPKA Minta PLN Aceh Berikan Kompensasi kepada Konsumen, Terkait Listrik Padam |
|
|---|
| PLN Dituntut Berikan Kompensasi Bagi Pelanggan Atas Pemadam Listrik di Aceh Jaya |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/06052025_Kapolres-Lhokseumawe-AKBP-Ahzan-SH-SIK-MSM-MH.jpg)