Pojok Humam Hamid
Siklon Senyar 25, Aceh, dan The Burning Earth
semacam tsunami darat yang melahap apa saja di hadapannya—tak peduli apakah itu bagian dari ruang hidup manusia atau bukan.
Tayang:
Editor:
Muhammad Hadi
SERAMBINEWS.COM/HO
Prof. Dr. Ahmad Humam Hamid, MA, Sosiolog dan Guru Besar Universitas Syiah Kuala (USK) Banda Aceh.
Aceh masih memiliki kesempatan untuk menunjukkan kepada dunia bahwa bumi dapat disembuhkan—jika manusia mau belajar dari kesalahan panjang peradabannya sendiri.
Ekosistem Leuser adalah tempat yang tepat untuk memulai perubahan itu—bukan sebagai warisan masa lalu, tetapi sebagai janji untuk masa depan.
*) PENULIS adalah Sosiolog dan Guru Besar Universitas Syiah Kuala (USK) Banda Aceh.
Isi artikel dalam Pojok Humam Hamid sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis.
Berita Terkait: #Pojok Humam Hamid
| Membaca Indonesia Hari Ini: Chairul Tanjung, Purbaya, dan Presiden Prabowo |
|
|---|
| Dolar Naik: Neraca Untung-Rugi Masyarakat Kawasan Pedesaan Kita |
|
|---|
| Prabowo dan The Economist: Indonesia dan Siklus Optimisme - Kewaspadaan Versi Media Internasional |
|
|---|
| JKA, Senyar, dan Otsus: Ujian Serius atau Kembali “Lagee Biasa”? |
|
|---|
| Tenaga Kerja Aceh: Dominasi Sektor Informal, TPT, dan Indikator Tak Sehat Lainnya |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/Prof-Ahmad-Humam-Hamid-oktober-2025.jpg)