Jumat, 17 April 2026

KUPI BEUNGOH

Nilai TKA Aceh: Antara Harapan, Kenyataan, dan Alarm bagi Pemangku Pendidikan

Ironisnya, kondisi tersebut terjadi di tengah besarnya anggaran pendidikan yang selama ini dialokasikan pemerintah daerah. 

Editor: Subur Dani
Serambinews.com/HO
Dr. Jalaluddin, Wakil Rektor Universitas Serambi Mekkah, alumnus Program Doktor Manajemen Pendidikan Universitas Negeri Medan 

Aceh memiliki sejarah panjang sebagai daerah yang melahirkan banyak ulama dan cendekiawan besar. 

Tradisi keilmuan tersebut seharusnya menjadi inspirasi untuk membangun kembali kualitas pendidikan yang lebih kuat dan kompetitif.

Karena itu, rendahnya capaian nilai TKA harus dijadikan momentum untuk melakukan pembenahan yang lebih serius dan berani. 

Pendidikan Aceh membutuhkan kebijakan yang tidak hanya populis secara politik, tetapi benar-benar berorientasi pada peningkatan kualitas pembelajaran.

Baca juga: BREAKING NEWS - Seratusan Warga Demo ke Pemko Langsa, Terkait Bantuan Banjir Belum Mereka Terima

Jika tidak, maka kita akan terus mengulang cerita yang sama setiap kali hasil evaluasi pendidikan nasional diumumkan: harapan masyarakat yang tinggi terhadap pendidikan Aceh kembali berhadapan dengan kenyataan yang belum menggembirakan.

Dan jika kondisi ini terus dibiarkan, maka yang paling dirugikan bukan sekadar citra pendidikan daerah, melainkan masa depan generasi Aceh itu sendiri.(*)

*) PENULIS adalah Wakil Rektor Universitas Serambi Mekkah/Alumnus Program Doktor Manajemen Pendidikan Universitas Negeri Medan

KUPI BEUNGOH adalah rubrik opini pembaca Serambinews.com. Setiap artikel menjadi tanggung jawab penulis.

Baca Artikel KUPI BEUNGOH Lainnya di SINI

Halaman 3/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved