Kupi Beungoh
Rumah Sakit Iskandar Muda: Warisan Medis Belanda yang Lestari di Kutaraja
RS ini dilengkapi dengan ruang bedah yang representatif, ruang perban untuk bedah ringan, laboratorium, ruang rawat, dan fasilitas pendukung lainnya.
Di tahun-tahun berikutnya dikirim juga Richardus (R) Midi, Djie Ping Tjoe, J Djiwahusada dan lainnya.
Jejak medis kolonial ini tidak lekang oleh waktu. Kini menjadi Rumah Sakit Tingkat II Iskandar Muda (RSTIM).
RSTIM adalah RS TNI Angkatan Darat milik Kementerian Pertahanan Republik Indonesia (RI) yang berada dibawah Komando Daerah Militer (Kodam) Iskandar Muda, Aceh.
Dulu. Sebelum akhir 1970-an. Gedung warisan Belanda ini ditempati bersama oleh RSTIM dan RSU Kutaraja (sekarang RSUDZA).
Dulunya lagi, juga ada Kantor Jawatan Kesehatan Rakyat Daerah Aceh.
RS yang populer dengan sebutan RS Kesdam ini memiliki 37 poliklinik spesialis dan sub spesialis.
Ditunjang dengan berbagai perangkat diagnosa dan beragam layanan tindakan.
Tersedia juga macam-macam unit perawatan khusus. Seperti ICU/ICCU, NICU, PICU, MCU, HCU, OK, VK, dan lainnya.
Baca juga: Bercanda yang Kebablasan: Saat Kata Jadi Awal Kekerasan Seksual
Pada tahun 2024 juga telah beroperasi gedung PDN. Gedung yang dilengkapi beragam fasilitas teknologi mutakhir untuk pelayanan yang komprehensif, cepat, dan akurat.
RS yang menempati areal sekitar 3 Ha ini memiliki 276 tempat tidur untuk layanan rawat inap dengan berbagai kelas (VVIP, VIP, kelas 1, kelas 2, kelas 3, dan kelas utama).
Ruang-ruang di RS yang sudah mengaplikasikan elektronik rekam medis (ERM) ini menabalkan nama-nama pahlawan dan tokoh, seperti: Teuku Panglima Polem, Teuku Hamzah, Teuku Umar, Cut Nyak Dhien, Cut Meutia, Malikussaleh, Malahayati, Syiah Kuala, dan Ade Irma.
Walau ada penambahan gedung baru di sana-sini, gedung lama peninggalan Belanda hampir satu setengah abad yang lalu (1880) tetap lestari.
Jika dulu pusat medis perang, kini menjadi pusat layanan kesehatan modern yang humanis bagi Prajurit dan PNS TNI AD beserta keluarga, Juga bagi masyarakat umum.
Ketika Tsunami menggulung Aceh, RSTIM tampil sebagai garda terdepan dalam memberikan pelayanan medis darurat bagi korban.
RSTIM berstatus tingkat II (Tipe B) sejak 2012. Pada tahun 2022, RS dengan luas bangunan 7000 meter persegi ini telah terakreditasi paripurna (lima bintang) dari Lembaga Akreditasi Fasilitas Kesehatan Indonesia (LAFKI).
| Ismail Rasyid: Pengusaha Merangkap Ilmuwan dari Aceh |
|
|---|
| Usia 18 Tahun, Bawaslu Mengawasi |
|
|---|
| Bercanda yang Kebablasan: Saat Kata Jadi Awal Kekerasan Seksual |
|
|---|
| Saree di Persimpangan Jalan: Akankah UMKM Tergilas Roda Tol Sibanceh? |
|
|---|
| Membangun Sistem Pengelolaan Sampah Sehat di Aceh, Kehadiran Negara dalam Krisis Sampah - Bagian III |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/Azhar-Abdullah-Panton-alumnus-FKH-USK.jpg)