Jurnalisme Warga
Ketika Pelaminan Menjadi Tempat Menyembunyikan Luka
Di banyak tempat, pelaminan selalu diposisikan sebagai simbol kebahagiaan. Lampu-lampu dipasang terang, musik diperdengarkan
Tayang:
Editor:
mufti
for serambinews/IST
Dr. KHAIRUDDIN, S.Ag., M.A., Ketua Tim Kerja Bina KUA dan Keluarga Sejahtera Kanwil Kemenag Provinsi Aceh
Sebab, rumah yang terlihat tenang dari luar belum tentu benar-benar menghadirkan ketenangan di dalamnya.
Pada akhirnya, pelaminan seharusnya menjadi tempat lahirnya harapan, bukan tempat menyembunyikan kepedihan. Pernikahan seharusnya menjadi awal pertumbuhan bersama, bukan cara memindahkan tekanan sosial dari satu masalah ke masalah berikutnya. Sebab, luka yang dipaksa diam tidak benar-benar hilang. Ia hanya berpindah tempat, menetap lebih lama, lalu perlahan diwariskan kepada generasi berikutnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/KHAIRUDDIN-KUA.jpg)