KUPI BEUNGOH
Merawat Identitas Serambi Mekkah di Tengah Arus Modernisasi
Sebagai kota yang dikenal luas sebagai Serambi Mekkah, Banda Aceh memikul tanggung jawab besar untuk menjaga identitasnya
Sinergi antara pemerintah, legislatif, ulama, akademisi, tokoh masyarakat, dunia usaha, dan seluruh warga kota merupakan kunci utama untuk mewujudkan Banda Aceh yang lebih maju dan bermartabat.
Pada akhirnya, keberhasilan sebuah kota tidak hanya dinilai dari apa yang berhasil dibangun, tetapi juga dari nilai-nilai yang mampu dipertahankan.
Banda Aceh membutuhkan pembangunan yang berkarakter, pembangunan yang tidak tercerabut dari akar budaya dan identitasnya, serta pembangunan yang mampu menghadirkan kesejahteraan sekaligus ketenteraman bagi masyarakat.
Sebagaimana firman Allah SWT dalam Surah Al-A’raf ayat 96:
“Maka sekiranya penduduk negeri-negeri beriman dan bertakwa, pasti Kami akan melimpahkan kepada mereka keberkahan dari langit dan bumi.”
Ayat ini mengingatkan bahwa kemajuan yang sesungguhnya bukan hanya tentang pertumbuhan ekonomi dan pembangunan fisik, tetapi juga tentang keberkahan yang lahir dari keimanan, ketakwaan, serta komitmen menjaga nilai-nilai kebaikan dalam kehidupan bermasyarakat.
Baca juga: Legislator PKB Ngohwan Kembali Santuni 58 Anak Yatim di Aceh Besar
Banda Aceh yang maju bukanlah kota yang meninggalkan identitasnya demi modernisasi. Banda Aceh yang maju adalah kota yang mampu menjadikan nilai-nilai Islam sebagai fondasi pembangunan.
Di tengah derasnya arus globalisasi, kepemimpinan yang mampu memadukan pembangunan, ketertiban sosial, dan Syariat Islam menjadi kebutuhan penting agar Banda Aceh tetap teguh berdiri sebagai Serambi Mekkah yang modern, religius, tertib, maju, dan bermartabat.
*) PENULIS adalah Politisi Gerindra yang juga Anggota DPRK Banda Aceh
KUPI Beungoh adalah rubrik opini pembaca Serambinews.com. Isi artikel dalam rubrik ini tidak mencerminkan pandangan Redaksi dan sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis.
BACA artikel Kupi Beungoh lainnya di SINI
| Penundaan Persetujuan PoD I Gubernur Aceh: Antara Romantisme Sejarah dan Realisme Investasi Global |
|
|---|
| Asap Rokok di Momen Lebaran: Ancaman Tersembunyi bagi Kesehatan Ginjal Keluarga |
|
|---|
| Triliunan Harta di Bawah Tanah Aceh jatuh ke Jaringan Kejahatan |
|
|---|
| Rumput, Angin dan Cerita dari Savana Indrapuri |
|
|---|
| Memaknai Hari Lahir Pancasila dan Peluang Kembali ke UUD 1945 Asli |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/Irwansyah-SE-Politisi-Gerindra.jpg)