Senin, 15 Juni 2026

KUPI BEUNGOH

Perkenalan Saya dengan Abu Doto: Polemik Qanun Bendera dan Kecintaan Kami kepada Aceh 

Yang agak mengejutkan saya, ternyata di ruangan itu sudah hadir juga Gubernur Aceh dr Zaini Abdullah yang akrab dengan panggilan Abu Doto.

Tayang:
Editor: Subur Dani
Dok SERAMBINEWS.COM/HO
 Sayed Muhammad Muliady bersama mantan Gubernur Aceh, Zaini Abdullah 

"Tulong Sayed Jaweub yang ditamong lam akai? (tolong dijelaskan yang bisa diterima akal)," tambah Abu serius.
"Karena di Republik ini hirarki peraturannya adalah; di atas undang-undang itu ada Undang-Undang Dasar (UUD), Abu.

Dan dalam pembukaan Undang-Undang Dasar jelas tertulis bahwa tugas utama negara adalah melindungi segenap tumpah daerah Indonesia," terang saya tidak mau kalah.

"Atau ada pertimbangan lain dari Presiden SBY, dan mungkin juga pemerintah pusat menilai sekarang belum waktunya, Abu,” memberi penjelasan sedikit politis. 

Baca juga: Mayoritas Wilayah Aceh Singkil Berawan Senin 15 Juni 2026

“Jakarta masih melihat kondisi di Aceh belum sepenuhnya bisa dikendalikan, perdamaian ini masih seumur jagung, dan kalau kita salah langkah dalam menyikapi soal ini, takutnya konflik dan luka lama akan terulang," kata saya panjang lebar.

Abu Doto tidak membantah dan menyeka penjelasan saya. Namun, Abu Doto memandang saya lebih tajam.

"Sebagai putra asli Aceh, yang lahir, besar, dan sekolah di Aceh, serta hidup dan merasakan konflik Aceh pada era 90 an semasa saya SMA dan kuliah di Fakultas Hukum Unsyiah (sekarang USK), saya tidak mau lagi melihat ada sweeping-sweeping, ada kekerasan dimana-mana, ada truk reo yang berkeliaran kemana-kemana, yang betul-betul membuat trauma kita dalam hari-hari tanpa arah dan kepastian."

"Bahwa tujuan kita semua yang diberi amanah kekuasan oleh Allah SWT adalah memperjuangkan kesejahteraan dan keamanan masyarakat Aceh. Perdamaian adalah di atas segalanya, konflik berpuluh-puluh tahun yang memakan banyak korban yang tidak berdosa telah menimbulkan kepedihan dan penderitaan yang tiada taranya, membekas, merobek nalar kemanusiaan kita semua, dan penderitaan yang tak terperi," sambung saya sambil mengenang masa-masa pahit itu.

Baca juga: Ketua DPRK: Senegal, Turki, Maroko dan Iran, Negara Muslim yang akan Beri Kejutan di Piala Dunia

"Haruskah semua itu harus terulang lagi hanya soal ini Abu?" kata saya yang berbalik bertanya kepada Abu Doto yang sudah terlalu banyak makan asam garam kehidupan, baik dalam sedih maupun senang.

Abu Doto tidak membantah, tapi sambil tersenyum beliau mengatakan, "Dasar lawyer (pengacara), kalau peugah haba hantem talo (dasar pengacara kalau ngomong ngga mau kalah)." 

Setelah itu saya menjadi akrab dengan Abu Doto, bahkan setelah beliau sudah tidak menjabat lagi sebagai Gubernur. Kami sering berkomunikasi baik melalui WhatsApp, telepon atau bahkan saat saya pulang ke Banda Aceh.

Kalau sempat dan beliau ada di rumah diseputaran Keutapang, Aceh Besar, saya mampir dan berdiskusi hal-hal kekinian terutama soal perkembangan sosial, politik dan kemasyakatan baik di Aceh maupun nasional.

Baca juga: UIN Sultanah Nahrasiyah Lhokseumawe Gratiskan UKT bagi Mahasiswa Penghafal 30 Juz Al-Qur’an

Sempat mendengar beliau di rawat di rumah sakit. Tapi qadarullah, pada Sabtu, 13 Juni 2026 pada pukul 12.40 WIB, di usia senja, 86 tahun, setelah melawan sakitnya, Abu Doto kembali ke pangkuan Illahi Rabbi.

Abu Doto meninggal dalam perawatan medis di Rumah Sakit Umum Daerah dr Zaenal Abidin (RSUDZA) dengan meninggalkan jejak cerita dan kisah yang begitu panjang yang bisa diteladani oleh generasi muda, khususnya generasi muda Aceh.

Selamat jalan Abu, semoga Allah SWT mengampuni segala salah dan khilaf beliau serta menerima seluruh amal kebaikannya. Insya Allah kami semua akan menyusul, ini hanya soal waktu. Innalillahi wa inna ilaihi rajiun.(*)

*) PENULIS adalah Tokoh Aceh/Advokat/mantan anggota DPR RI

KUPI Beungoh adalah rubrik opini pembaca Serambinews.com. Isi artikel dalam rubrik ini tidak mencerminkan pandangan Redaksi dan sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. 

BACA artikel Kupi Beungoh lainnya di SINI

 

Halaman 4/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

Update Jadwal & Skor
Grup E - Matchday 1
Senin, 15 Juni 2026 | 00:00 WIB
Germany
Jerman
7 - 1
Curacao
Curacao
Grup F - Matchday 1
Senin, 15 Juni 2026 | 03:00 WIB
Netherlands
Belanda
2 - 2
Japan
Jepang
Grup E - Matchday 1
Senin, 15 Juni 2026 | 06:00 WIB
Ivory Coast
Pantai Gading
1 - 0
Ecuador
Ekuador
Grup F - Matchday 1
Senin, 15 Juni 2026 | 09:00 WIB
Sweden
Swedia
5 - 1
Tunisia
Tunisia
Grup H - Matchday 1
Senin, 15 Juni 2026 | 23:00 WIB
Spain
Spanyol
VS
Cape Verde
Tanjung Verde
Lihat Selengkapnya
Semua Jadwal Laga
Memuat video…
© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved