Jumat, 24 April 2026

Pojok Humam Hamid

Keamanan vs Perdamaian: Marco Rubio, Netanyahu, Ayalon, dan Masa Depan Palestina

Menurut Ayalon, perdamaian dengan Palestina bukan sekadar pilihan moral, melainkan langkah strategis yang tak terelakkan

Editor: Zaenal
SERAMBINEWS.COM/HANDOVER
DIASPORA GLOBAL ACEH - Sosiolog Prof. Dr. Ahmad Humam Hamid, MA, menjadi pembicara pada acara diskusi yang digelar oleh Diaspora Global Aceh di Hotel Ambhara, Jakarta, Rabu (20/8/2025). 

Secara global, pengakuan negara Palestina oleh negara-negara seperti Prancis, Finlandia, Kanada, Malta, dan Inggris mencerminkan arus perubahan dalam opini internasional.

Meskipun langkah ini tidak langsung mengubah peta politik di lapangan, pengakuan ini memberikan perhatian baru pada hak-hak Palestina

Negara-negara besar ini memberi sinyal kuat bahwa Palestina tidak dapat lagi dikesampingkan, dan hak mereka untuk memiliki negara yang merdeka harus dipertimbangkan dalam setiap pembicaraan perdamaian.

Namun, ada satu hal yang sangat jelas.

Palestina adalah sebuah bangsa yang terperangkap di antara kekuatan yang lebih besar, dengan hak yang harus dihormati. 

Masyarakat Palestina, yang telah hidup dalam pengungsian dan ketidakpastian selama puluhan tahun, memiliki hak untuk menentukan nasib sendiri dan mengakhiri penderitaan mereka. 

Pengakuan negara Palestina bukan hanya langkah simbolis, tetapi tindakan moral yang tak bisa ditunda lebih lama. 

Dunia tidak bisa terus bersembunyi di balik kebijakan status quo yang tidak menguntungkan siapa pun.

Jika Israel ingin memastikan keamanan yang berkelanjutan, perdamaian yang adil adalah jawabannya. 

Bukannya mengabaikan aspirasi Palestina, dunia dan Israel harus menerima kenyataan bahwa negara Palestina yang merdeka bukanlah ancaman bagi Israel, tetapi solusi yang lebih baik dan lebih stabil untuk semua pihak yang terlibat. 

Sudah waktunya bagi Israel dan AS untuk berhenti memandang masa depan Palestina dengan kacamata militeristik dan mulai berpikir lebih panjang.

Sebuah perdamaian yang adil adalah keamanan yang sejati.

 

*) PENULIS adalah Sosiolog dan Guru Besar Universitas Syiah Kuala (USK) Banda Aceh.

Artikel dalam rubrik Pojok Humam Hamid ini menjadi tanggung jawab penulis.

 

Halaman 3/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved