TOPIK
Bangsamoro
-
Penyaluran bantuan untuk eks kombatan Moro ini merupakan bagian dari serangkatan kegiatan dalam rangka peringatan dan perayaan HUT ke-4 BARMM.
-
BARMM berdiri secara resmi pada tanggal 21 Januari 2019, seiring dengan disahkannya Undang-undang Hukum Organik Bangsamoro
-
peringatan HUT ke-4 Bangsamoro berlangsung meriah, di bawah tema Bersama Memajukan Bangsamoro yang Lebih Damai dan Sejahtera
-
Sebanyak 400 mantan kombatan Front Pembebasan Islam Moro (MILF) mencari amnesti dan pengampunan dari Pemerintah Filipina.
-
Referendum yang dilaksanakan pada 30 Januari 2019 menyepakati pembentukan wilayah otonomi Muslim yang lebih luas di selatan Filipina.
-
KTT pertama dalam sejarah Bangsamoro Filipina ini dimulai pada Senin (24/5/2021), di Cotabato, ibukota Wilayah Otonomi Bangsamoro di Mindanao.
-
BARMM mengumumkan bahwa 4.740 perusahaan didirikan pada kuartal pertama tahun 2021, atau dalam rentang waktu tiga bulan, Januari – Maret 2021.
-
RUU ini mengamanatkan penggunaan ganda kalender Hijriah dan Masehi di semua kementerian, lembaga, unit pemerintah daerah, dan kantor
-
Sumber itu mengatakan, pekan lalu perwakilan Pemerintah Bangsamoro bertemu secara virtual dengan Presiden Duterte, anggota Kabinet, presiden Senat
-
Mereka menyerahkan senjata api termasuk satu senapan kaliber 50, tiga peluncur granat, dan dua granat 40 milimeter kepada polisi Bangsamoro.
-
Peserta konvoi perdamaian ini meminta Presiden Filipina Rodrigo Duterte memperpanjang masa transisi pemerintahan di wilayah tersebut hingga 2025.
-
Program-program yang dijalankan oleh pemerintah otonomi mendapatkan dukungan luar biasa dari masyarakat setempat.
-
Ini adalah pencapaian bersejarah untuk mencapai perdamaian, stabilitas dan kemakmuran yang adil dan abadi di Bangsamoro
-
Tawaran damai dari Presiden Duterte ini menyusul penandatanganan UU Otonomi Bangsamoro (Bangsamoro Organic Law) baru-baru ini.
© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved