Kecamatan di Aceh Utara Ini Masuk Zona Merah Peredaran Narkoba, Paling Banyak Pengedarnya

Polres Aceh Utara menetapkan Kecamatan Tanah Jambo Aye dalam zona merah peredaran narkoba di kabupaten tersebut.

Kecamatan di Aceh Utara Ini Masuk Zona Merah Peredaran Narkoba, Paling Banyak Pengedarnya
KOLASE/SERAMBINEWS.COM
Kolase foto peta Kabupaten Aceh Utara dan zona merah peredaran narkoba. 

SERAMBINEWS.COM - Aparat Polres Aceh Utara saat ini sedang mengawasi secara ketat peredaran narkoba di Kecamatan Tanah Jambo Aye.

Kecamatan tersebut juga ditetapkan dalam zona merah peredaran narkoba di kabupaten tersebut.

Pasalnya, kecamatan itu berada di perbatasan Kabupaten Aceh Utara dan Kabupaten Aceh Timur dan memiliki wilayah yang cukup luas.

Di kecamatan itu juga terdapat kuala dan kawasan hutan sehingga menjadi kawasan yang sangat strategis bagi pelaku pengedaran barang haram itu.

“Khusus Jambo Aye, kita awasi secara ketat. Itu kawasan yang luas dan berbatasan dengan kabupaten lain," ungkap Kasat Reskrim Polres Aceh Utara AKP Ildani Ilyas, Minggu (7/10/2018) seperti dikutip Serambinews.com dari Kompas.com.

"Zona merah itu artinya zona paling banyak pengedar narkoba,“ tambah Ildani Ilyas.

Oknum PNS Pemerintah Aceh dan Seorang Mahasiswi Terlibat Jaringan Peredaran Narkoba

Kepala BNN Banda Aceh: Jomblo Rentan Terkena Godaan Penyalahgunaan Narkoba

Jadi Buronan Sejak 2017, Bandar Narkoba Ini Akhirnya Berhasil Ditangkap

Ildani Ilyas menyebutkan, sepanjang Januari-September 2018, pihaknya menemukan 97 kasus dengan 166 tersangka bisnis narkoba berbagai jenis.

Jumlah tersebut didominasi kasus penemuan sabu-sabu sebanyak 86 kasus, 11 kasus ganja dan satu kasus ekstasi.

Dari jumlah kasus yang terungkap itu, polisi menyita barang bukti 325 gram sabu-sabu dan lebih dari 13.000 gram ganja.

Terkait usia para pengedar narkoba yang beroperasi di Kecamatan Tanah Jambo Aye tersebut, Kasat Reksrim Polres Aceh Utara itu menyebutkan rata-rata usia produktif.

Halaman
12
Editor: Safriadi Syahbuddin
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved