Breaking News:

Kupi Beungoh

Kunjungan Ramadhan ke AD Pirous: Ali Hasymi, Cinta Meulaboh, dan Universitas Teuku Umar (V)

Dalam sejarah USK dan UIN Ar-Raniry belum ada penjelasan yang runtut tentang Asbabun Nuzul kedua gambar ulama besar itu.

Editor: Zaenal
Kiriman Marshal
Staf Khusus Presiden Republik Indonesia, Gracia Billy Mambrasar meresmikan Pusat Inkubasi Bisnis Universitas Teuku Umar di Meulaboh, Aceh Barat, Rabu (17/2/2021). 

Saya memotong pembicaraan itu, dan bertanya tentang, bagaimana sejarah akan menulis robohnya tembok sebagai “ikon” kemenangan blok barat menundukkan blok timur pada saat itu.

Gade kemudian menguliahi saya tentang sejarah berhari-sampai berlanjut ketika saya pulang ke Aceh seminggu kemudian.

Satu kata kunci penting yang saya sangat ingat tentang “historical facts”, fakta sejarah.

Gade kemudian mengambil penamsilan fakta sejarah kontemporer yang berpeluang kecil untuk disembunyikan, dan fakta sejarah masa lalu yang kadang tak ada faktanya.

Diskusi itu buat saya adalah sebuah “grand lecture” Gade untuk saya yang nilai SKSnya mungkin sekitar 12, karena itu yang terus menerus menjadi “teman baik” saya dalam membaca sejarah.

Dan kata kunci itu menerangkan sangat banyak untuk saya.

Saya ingat ketika ia mengambil contoh kepiawaian Ali Hasyimi keluar dari kesulitan tentang gambar kedua tokoh besar yang belum ada, padahal peresmian Kopelma Darussalam hanya tinggal beberapa minggu lagi.

Hasyimi tak sabar dengan penugasan yang diberikan kepada seorang pelukis anomim yang juga gemar membaca-sebagian menyatakan Anzib Lamnyong atau orang lain yang dikawal olehnya, yang belum siap dengan gambarnya.

Padahal Soekarno akan datang kurang dari 2 minggu lagi.

Alasannya sangat sederhana, kedua tokoh itu tak ada fotonya.

Halaman
1234
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved