Selasa, 21 April 2026

Opini

Kalkulasi Politik Rasional Partai Islam

Upaya mengisi ruang reformasi politik di tanah air, sebagian elit masyarakat dan politik kita sekarang sedang berpikir keras tentang bagaiman

Editor: bakri
Dr.Phil. Munawar. A. Djalil, MA, Pegiat Dakwah dan Peminat Studi Politik Islam, Tinggal di Cot Masjid Banda Aceh 

Di Indonesia, kita menyaksikan apakah partai-partai yang bersimbolkan Islam akan bernasib seperti Liga Muslim Pakistan yang moderat dan kompetitif; seperti PAS yang radikal dan marjinal; dan partai-partai Islam Indonesia tahun 1950-an yang kurang mempunyai daya akseptibilitas bagi kelompok-kelompok politik lain? Kemungkinan-kemungkinan ini pada akhirnya akan banyak ditentukan oleh kalkulasi-kalkulasi politik rasional para politisi partai Islam.

Dalam kalkulasi itu, harus diperhitungkan bahwa dukungan partai-partai Islam terhadap salah satu bursa presiden Indonesia tidak menjamin bahwa mereka akan mampu membuat demokrasi yang sedang dibangun semakin terkonsilidasi dan stabil.

Meski demikian tidak berarti bahwa para politisi partai Islam tersebut mesti pesimistik, lebih-lebih di Indonesia dalam menghadapi pemilihan presiden masa-masa mendatang.

Walau masih dini, setidaknya gambaran ini bisa menjadi tantangan bagi partai Islam di tanah air yang mendukung salah satu bursa calon Presiden mendatang dalam menciptakan stabilitas politik di tanah air.

Nah.

Allahu ‘Alam.

Allahu ‘Alam Bissawab.

Halaman 4/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved