Breaking News:

Salam

Menyorot Kemiskinan Yang Tidak Beralasan

Merujuk pada teori yang dikemukan Rostow, Prof Mukhlis mengatakan, kemiskinan di Aceh bukan karena faktor alam, melainkan faktor manusia

Editor: bakri
Tangkapan Layar Serambi On TV
Guru Besar Bidang Ekonomi Universitas Syiah Kuala, Prof Dr Mukhlis Yunus SE MS, dalam program “30 Menit Bersama Tokoh” tayang secara langsung di Youtube Serambi On TV dan Facebook Serambinews.com, Senin (15/8/2022). Program yang mengangkat topik “Aceh Kaya, Kenapa Juga Masih Miskin?” ini dipandu langsung oleh News Manajer Serambi Indonesia, Bukhari M Ali. 

Menurut Amri, yang perlu diperbaiki adalah kebijakan, perencanaan, dan manajemen anggaran di Aceh.

Selama ini tidak ada pemerataan ekonomi di 23 kabupaten/kota di Aceh, karena yang menikmati anggaran pembangunan hanya segelintir masyarakat, termasuk pejabat, dan pengusaha besar.

“Ini bisa dilihat dari angka gini ratio Aceh berdasarkan data BPS, untuk tahun 2019 angka gini ratio Aceh 0,319, ini angka yang tinggi.

Saat ini kondisinya angka gini ratio tinggi, tingkat kemiskinan juga tinggi, itu penyebab tidak ada pemerataan ekonomi dan menyebabkan angka kemiskinan tinggi,” jelas pria pemegang sertifikat Planning and Budgeting dari Graduate Research Institute for Policy Studies (GRIPS), Tokyo, Jepang.

Nah?!

Baca juga: Angka Kemiskinan Turun, Penerima PKH Aceh Tahap III Bertambah 10.560 Orang

Baca juga: Perkawinan: Hindari Perkawinan Anak Untuk Tekan Kemiskinan Ekstrem

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    Tribun JualBeli
    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved