Kupi Beungoh

Dilema Berburu SK di Pilkada

Seorang politisi sejati tentu tidak akan berhenti dan akan mencari alternatif perahu politik lain.

Editor: Zaenal
SERAMBINEWS.COM/HANDOVER
Fajran Zain, Direktur Kajian Elektoral – ESGE Center. 

Ada potensi bahagia dan ada potensi luka yang harus dirawat dengan sikap optimistis dan penuh harapan.

Merawat harapan adalah salah satu jenis resiko psikologis dalam proses kontestasi. 

Sejak awal setiap kontestan berharap untuk dijagokan oleh partai politik, dan setelah dijagokan ia berharap mendapat tempat di hati pemilih. 

Lalu semua berjalan sesuai harapan hingga ke Pleno Pelantikan.

Dalam perspektif psikologi, berpengharapan adalah pengalaman emosi yang sangat manusiawi. 

Lahir dari proses tidak sadar disaat menvisualkan tujuan, lalu dalam sepersekian detik terbentuklah satu keinginan. 

Sebagai bagian dari kategorisasi kognisi, perilaku berharap ini merupakan proses kalkulatif antara nilai dan potensi; kian besar nilainya, dan kian tinggi peluangnya, maka kian besar pengaruh positif yang ditimbulkan. 

Pada titik ini harapan melahirkan motivasi. 

Baca juga: Kegagalan Tu Sop Jadi Wakil Mualem, Dampak Serius bagi Ulama dan Umat, Apa yang Mesti Dilakukan?

Sebutlah Fenomena Kabin Pesawat (Aircraft Cabin Phenomenon) sebagai contoh. 

Sesaat setelah pesawat landing dan berhenti di terminal kedatangan, sesegera itu seluruh penumpangpun berdiri, mengambil tas dan bersiap-siap untuk turun. 

Ini fenomena menarik karena semua memilih berdiri selama 15 hingga 20 menit menunggu pintu dibuka dan sebagian mereka berada di kursi paling belakang. 

Peristiwa berdiri ini lahir dari proses kognisi dimana setiap penumpang tahu apa yang akan dituju dan yakin ia akan bisa mendapatkan sesuai dengan apa yang diinginkannya. 

Makanya pilihan berdiri hingga lima belas menit bukanlah masalah besar. 

Kalkulasi antara nilai dan peluang sudah jelas.  

Namun, harapan akan berubah menjadi rasa cemas, dan membuat lemas, bila yang dijadikan tujuan bernilai besar sementara potensi untuk mencapainya kecil. 

Halaman 3/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved