Kupi Beungoh
AS Bom Iran: Yom Kipur 2 atau Awal Perang Dunia 3? – Bagian I
Kalau itu benar, serangan ini justru bisa membuat Iran berpikir bahwa mereka harus membuat bom nuklir segera untuk melindungi diri.
Oleh Ahmad Humam Hamid*)
KEPUTUSAN Presiden Donald Trump untuk menjatuhkan bom fasilitas nuklir Iran benar-benar mengejutkan dan membuat banyak pihak merasa khawatir.
Trump menyebutnya sebagai kemenangan besar, tetapi banyak pihak justru bertanya-tanya.
Apakah ini benar-benar kemenangan, atau malah memancing masalah baru?
Serangan ini bukan sekadar soal menghancurkan gudang atau reaktor nuklir.
Dampaknya bisa lebih panjang dan berbahaya --untuk Timur Tengah, untuk Amerika sendiri, dan bahkan untuk seluruh dunia.
Menurut berita di The New York Times dan BBC, Amerika dan Israel menjatuhkan bom berat di lokasi nuklir Iran di Fordo, Natanz, dan Isfahan.
Ketiga tempat ini sudah lama dicurigai sebagai pusat proses uranium untuk pembuatan senjata nuklir.
Trump dalam pidatonya kepada rakyat AS dan dunia menyatakan pasukan AS berhasil melumpuhkan target-target penting di negeri para mullah itu.
Namun banyak ahli meragukan klaim tersebut.
Lokasi nuklir Iran berada jauh di dalam gunung dan dilapisi beton tebal.
Bom secanggih apa pun belum tentu bisa menembusnya.
Selain itu, banyak laporan intelijen dari berbagai negara barat memperkirakan Iran sudah memiliki cukup bahan untuk membuat beberapa bom nuklir.
Pertanyaannya: apakah semua bahan dan peralatannya benar-benar hancur? Tidak ada yang bisa memastikan.
Perlu diingat bahwa kemampuan membuat bom nuklir bukan hanya soal mesin dan alat.
Kemudahan Tanpa Tantangan, Jalan Sunyi Menuju Kemunduran Bangsa |
![]() |
---|
Memaknai Kurikulum Cinta dalam Proses Pembelajaran di MTs Harapan Bangsa Aceh Barat |
![]() |
---|
Haul Ke-1 Tu Sop Jeunieb - Warisan Keberanian, Keterbukaan, dan Cinta tak Henti pada Aceh |
![]() |
---|
Bank Syariah Lebih Mahal: Salah Akad atau Salah Praktik? |
![]() |
---|
Ketika Guru Besar Kedokteran Bersatu untuk Indonesia Sehat |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.