Jumat, 8 Mei 2026

Liputan Eksklusif Aceh

Perusahaan di Aceh Singkil Akui Pencurian Sawit Meningkat

Hampir semua perusahaan perkebunan kelapa sawit yang beroperasi di Kabupaten Aceh Singkil, menghadapi persoalan pencurian.

Tayang:
Penulis: Dede Rosadi | Editor: Safriadi Syahbuddin
SERAMBINEWS.COM/DEDE ROSADI
KEBUN SAWIT - Areal tanaman belum menghasilkan (TBM) kelapa sawit miliki perusahaan perkebunan kelapa sawit di Kabupaten Aceh Singkil. 

Tindakkan pencurian tentu merugikan perusahaan. Karena itu, selain memberi pengarahan kepada masyarakat, perusahaan juga melakukan pengamanan sesuai standar yang diterapkan di perusahaan.

Hal senada disampaikan perusahan kelapa sawit lainnya di Aceh Singkil. Pencurian kelapa sawit menjadi problem yang terus dihadapi.

Tanpa menafikan dampak kerugian dari pencurian sawit terhadap petani kecil.

Masih terjadinya kasus pencurian kelapa sawit di perusahaan dinilai mengusik jaminan keamanan yang jadi faktor utama investor berinvestasi.

Keamanan investasi mencakup perlindungan terhadap berbagai risiko, seperti risiko finansial, hukum, operasional, serta kepastian ekonomi dan politik.

Baca juga: Di Balik Maraknya Pencurian Sawit di Aceh Singkil: Antara Desakan Hidup dan Celah Regulasi

Bukan menafikan problem lain, perlu menjadi catatan bahwa hadirnya perusahaan kelapa sawit telah memberikan andil dalam menyerap tenaga kerja. 

Perlu Kebijakan Pemerintah

Oleh karena itu perlu kebijakan strategis Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Aceh Singkil, untuk mengatasi persoalan maraknya pencurian sawit.

Baik itu pencurian yang terjadi di kebun perusahaan maupun masyarakat.

Tentu bukan semata-mata penegakan hukum. Paling penting mengurai dan menyelesaikan problem di balik maraknya pencurian sawit. 

Mulai dari alasan impitan ekonomi dan pergeseran gaya hidup yang turut andil memicu maraknya kasus pencurian sawit. 

Berbagai solusi sudah ditawarkan. Mulai dari menyelesaikan problem impitan ekonomi hingga mengetuk lubuk hati terdalam pelaku agar tak ulangi perbuatanya.(*)

Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved