KUPI BEUNGOH
Refleksi Hari Pers Nasional: Kontribusi Serambi Indonesia dalam Mencerdaskan Cucu Iskandar Muda
Suara-suara apresiasi terhadap jasa insan pers, terutama jurnalis, menggema di seluruh Indonesia, termasuk di Aceh.
Dalam konsep permediaan, terdapat tiga jenis media dalam dunia pers, yaitu media cetak, media elektronik dan media digital atau online.
Jika kita bawa Serambi Indonesia ke dalam wazan (timbangan) ini, maka Serambi Indonesia semakin sempurna.
Serambi Indonesia terkini di bawah kepemimpinan Waled Zainal Arifin M. Nur S.Pd.I telah memiliki semua media sesuai konsepnya yang terpadu dalam Serambi Indonesia Group di bawah PT Aceh Media Grafika (AMG).
Serambi Indonesia kini memiliki media cetak (Harian Serambi Indonesia), media elektronik (Radio Serambi FM), dan sejumlah media digital (www.acehtribunnews.com, www.prohaba.com dan aneka media sosial).
Peran Social Control
Dalam setahun terakhir, saya intens mempelajari konsep media dan peranan pers dalam masyarakat.
Tidak hanya sebatas membaca berbagai buku dan artikel jurnal, saya juga rutin berbincang mengenai hal ini dengan dosen Prodi Komunikasi dan Penyiaran Islam UIN Ar-Raniry Banda Aceh, Hasan Basri M. Nur PhD.
Saya paham bahwa belajar itu tak hanya cukup dengan membaca saja, tapi mesti memiliki guru agar sanad ilmunya jelas.
Demikian kata-kata yang masih membekas di benak saya kala beut (ngaji) bak rangkang di pedalaman Pidie pada masa kecil silam.
“Terdapat lima fungsi media, salah satunya adalah social control,” ungkap Hasan Basri M. Nur yang alumni PhD dari UUM Malaysia dalam diskusi di Aceh Corner Green Wood Negeri Selangor beberapa waktu lalu.
Baca juga: HUT Ke-37 Serambi Indonesia, Tiga Pasien Bibir Sumbing Jalani Operasi Gratis
Nah, Serambi Indonesia telah memainkan semua fungsi media, termasuk kontrol sosial.
Berbagai permasalahan yang dihadapi masyarakat selama 37 tahun telah disuarakan oleh Serambi Indonesia.
Berita-berita bermuatan kontrol sosial yang diangkat oleh Serambi Indonesia sebagian besar tertangani dengan baik, mendapat respon segera dari pihak yang disorot. Luar biasa jasa ini.
Menyoal Peran Parlemen
Sebenarnya terdapat lembaga yang secara khusus diberikan fungsi social control, yaitu lembaga legislatif, seperti DPRK, DPRA, dan DPR-RI.
Bahkan, orang-orang yang duduk di gedung parlemen digaji dari sumber uang pajak rakyat jelata.
Tapi terkadang orang-orang yang duduk di lembaga DPRK dan DPRA ikut larut dalam kemewahan dan lupa daratan.
| Rakyat tidak Pakai Dolar, Tapi Tetap Merasakan Getarnya |
|
|---|
| Aceh di Persimpangan: Ketika Mimpi Besar Tersandera Lemahnya Tata Kelola dan Krisis Prioritas Publik |
|
|---|
| Kita Punya Emas Energi, Tapi Mengapa Aceh Selalu Gelap? |
|
|---|
| Merdeka di Bendera, Gelap di Rumah Rakyat: PLN dan Janji yang Padam |
|
|---|
| Retaker UKMPPD dan Sistem Pendidikan Dokter |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/Jafar-Insya-Reubee-Pemerhati-Pers-asal-Aceh-berdomisi-di-Negeri-Selangor-Malaysia.jpg)