Breaking News
Sabtu, 25 April 2026

Jurnalisme Warga

‘Cecah Reraya’, Makanan Khas Lebaran di Gayo Berbahan Kulit Kayu

Cecah reraya merupakan hidangan tradisional khas Gayo yang selalu dibuat secara khusus menjelang hari raya.

Editor: mufti
for serambinews/IST
WIRDAYANI 

Lebih dari itu, cecah reraya juga bisa dilihat sebagai bagian dari identitas yang membedakan masyarakat Gayo dengan daerah lain. Setiap daerah tentu memiliki makanan khasnya masing-masing, tetapi tidak semua memiliki keunikan seperti penggunaan bahan alami berupa kulit kayu yang diolah menjadi bagian dari hidangan.

Keunikan inilah yang sebenarnya memiliki potensi besar untuk diperkenalkan lebih luas. Tidak hanya sebagai makanan tradisional, tetapi juga sebagai bagian dari kekayaan budaya yang bisa dikenal oleh masyarakat di luar daerah Gayo.

Dengan semakin berkembangnya media sosial dan platform digital, peluang untuk memperkenalkan cecah reraya menjadi semakin terbuka.

Melalui berbagai cara, seperti cerita, tulisan, maupun dokumentasi sederhana, generasi muda dapat berperan dalam menjaga keberadaan tradisi ini.

Selain itu, mengenalkan cecah reraya juga dapat menjadi bentuk kebanggaan terhadap budaya sendiri.

Dengan begitu, cecah reraya tidak hanya akan tetap eksis di tengah masyarakat Gayo, tetapi juga dapat dikenal lebih luas sebagai salah satu kekayaan kuliner Indonesia yang unik dan penuh makna. Pada akhirnya, cecah reraya bukan hanya sekadar hidangan yang hadir saat hari raya, tetapi juga bagian dari cerita panjang tentang keluarga, kebiasaan, dan cara hidup masyarakat Gayo. Dari proses pembuatannya hingga cara menikmatinya, semua menyimpan makna yang tidak tergantikan.

Halaman 3/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved