Rabu, 29 April 2026

Kupi Beungoh

Senjakala Ruang Aman Anak

Kekerasan di daycare membuka luka: dari trauma bayi hingga lemahnya sistem perlindungan anak. Saatnya evaluasi serius demi masa depan generasi.

Tayang:
Editor: Amirullah
For Serambinews.com
Siti Hajar Sri Hidayati, M.A., Dosen Fakultas Psikologi UIN Ar-Raniry 

Oleh karena itu, penanganan kasus semacam ini tidak cukup berhenti pada proses hukum. Intervensi perlu dirancang secara komprehensif, mencakup aspek rehabilitatif dan preventif.

Pada level individu, anak-anak korban memerlukan pendampingan psikologis jangka panjang untuk meminimalkan dampak trauma yang mungkin muncul secara laten di kemudian hari. Intervensi ini tidak bisa bersifat sesaat, melainkan harus berkelanjutan dan terintegrasi dengan sistem pendidikan serta layanan kesehatan.

Pada level institusional, perlu ada standarisasi yang lebih ketat terhadap operasional daycare, termasuk evaluasi psikologis berkala bagi pengasuh dan pengelola.

Sertifikasi tidak hanya berfokus pada keterampilan teknis, tetapi juga pada kesiapan emosional dan kapasitas regulasi diri. 

Sementara itu, pada level kebijakan, negara perlu memandang penitipan anak sebagai bagian dari infrastruktur sosial yang krusial, bukan sekadar sektor jasa.

Pada akhirnya, krisis ini mengingatkan kita bahwa investasi pada kesehatan mental anak merupakan investasi jangka panjang bagi bangsa.

Anak-anak yang tumbuh dalam lingkungan yang aman dan suportif memiliki peluang lebih besar untuk berkembang menjadi individu yang stabil, adaptif, dan produktif. Sebaliknya, kegagalan dalam menyediakan lingkungan tersebut akan menghasilkan lingkaran setan.

Kenyataan inilah, kita dihadapkan pada “ongkos tak kasat mata” yakni beban psikologis kolektif yang berpotensi mempengaruhi kualitas generasi di masa depan apabila tidak ditangani secara serius. 

Penulis adalah Dosen Psikologi UIN Ar Raniry

KUPI BEUNGOH adalah rubrik opini pembaca Serambinews.com. Setiap artikel menjadi tanggung jawab penulis.

Baca Artikel KUPI BEUNGOH Lainnya di SINI

Halaman 3/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved