Kamis, 30 April 2026

Kupi Beungoh

PR untuk Rektor dan MPA: Menyoal Peringkat Pendidikan Aceh 2026

Peringkat kampus Aceh anjlok dari 10 besar, jadi alarm serius. Perlu pembenahan mutu pendidikan, kepemimpinan kampus, dan peran MPA.

Tayang:
Editor: Amirullah
for serambinews
Redha R. Thogam, S.Sos.I, Sp.PSM, Alumnus S2 Sekolah Tinggi Kesejahteraan Sosial Bandung dan Ketua Samarata Aceh Center. Samarata adalah lembaga bergerak di bidang pendidikan, sosial dan ekonomi 

Nilai rata-rata siswa asal Aceh pada UTBK 2021, contohnya, berada peringkat 25, tidak masuk dalam 10 besar (Lihat wawancara Prof Syamsul Rizal, https://www.youtube.com/watch?v=HFErbooD5C0). Nilai UTBK 2026 belum diumumkan, mudah-mudahan saja nilai rata-rata anak-anak Aceh meningkat.

Evaluasi dari Kegagalan

Belum membaiknya mutu pendidikan Aceh, baik universitas maupun SMA/MA, menjadi PR bagi rektor dan MPA. MPA perlu berbenah dalam rangka mencari obat agar mutu pendidikan Aceh membaik dan bukan hanya menghabiskan dana rutin dalam APBA.

Sementara bagi rektor di Aceh dan calon rektor UIN Ar-Raniry harus memiliki agenda dalam rangka mengangkat mutu pendidikan sehingga lulusannya diperhitungkan di level nasional, regional dunia Melayu, dan internasional.

Jika hari ini, UIN Ar-Raniry dan Unsyiah tidak masuk dalam 10 besar PTKIN dan PTN terbaik, maka ke depan nama kedua kampus “jantong hate” rakyat Aceh ini harus terukir dalam jajaran top PTN di Indonesia. Insya Allah.


Banda Aceh, 29 April 2026

Penulis adalah Redha R. Thogam, S.Sos.I, Sp.PSM, Alumnus S2 Sekolah Tinggi Kesejahteraan Sosial Bandung dan Ketua Samarata Aceh Center. Samarata adalah lembaga bergerak di bidang pendidikan, sosial dan ekonomi. email: thogam14@gmail.com

KUPI BEUNGOH adalah rubrik opini pembaca Serambinews.com. Setiap artikel menjadi tanggung jawab penulis.

Baca Artikel KUPI BEUNGOH Lainnya di SINI

Halaman 3/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved