Kupi Beungoh
Menyembelih "Sifat Dan Perilaku kebinatangan" di Hari Raya Kurban
Hari Raya Kurban bukan sekadar menyembelih hewan, tetapi juga momentum membunuh sifat egois, tamak, dan perilaku kebinatangan.
Contoh lainnya adalah arogansi atau kesombongan, yaitu menganggap diri atau golongannya paling benar dan meremehkan pihak lain.
Hikmah Hari Raya Iduladha adalah pelajaran spiritual tentang ketaatan dan keikhlasan total kepada Allah SWT sebagaimana dicontohkan Nabi Ibrahim AS dan Nabi Ismail AS. Momen ini juga menjadi wujud nyata kepedulian sosial melalui ibadah kurban untuk mempererat persaudaraan umat Islam.
Di Hari Raya Iduladha diharapkan umat Islam tidak hanya menyembelih hewan kurban, tetapi juga mampu menyembelih “sifat dan perilaku kebinatangan” (bestialitas) apabila masih melekat dalam diri masing-masing.
Penulis adalah Dosen Pendidikan Agama Islam UIN Ar Raniry Banda Aceh
| Sensasi Jinto Kude, Tradisi Unik dari Aceh Tenggara yang Penuh Makna |
|
|---|
| Saree: Antara Deru Tol dan Harapan Karbon |
|
|---|
| Dari Balik Kabut Gayo: Mengalirkan Berkah Kurban Terbanyak ke Jantung Lintas Iman |
|
|---|
| “Islam-Politik” di Era Modern: Historiografi Karantina Rubiah dan Kontekstualisasi Haji 2026 |
|
|---|
| Hari Raya Idul Adha Qurban: Bukti Cinta dan Pengorbanan terhadap Tuhan |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/Dr-Ainal-Mardhiah-SAg-MAg-Dosen-Pendidikan-Agama-Islam-UIN-Ar-Raniry-Banda-Aceh.jpg)