KUPI BEUNGOH

Kapal Hampir Oleng, Panglima

Rendahnya serapan APBA mengancam stabilitas ekonomi dan kepercayaan publik terhadap kepemimpinan Muzakir Manaf (Mualem) sebagai Gubernur Aceh.

Editor: Yocerizal
Serambinews.com
Rizki Ardial, Koordinator Lingkar Publik Strategis. 

Kondisi Aceh sekarang ini tidak bisa lagi dianggap wajar. 

Apabila dibiarkan, Aceh akan kehilangan momentum pembangunan, ekonomi rakyat akan semakin memburuk, rakyat semakin frustrasi, serta hilangnya kepercayaan rakyat terhadap pemimpin.

Dan di saat yang sama, peluang perpanjangan Dana Otsus bisa kandas hanya karena citra buruk birokrasi Aceh itu sendiri.

Baca juga: Cara Urus Sertifikat Tanah Elektronik di BPN, Ini Syarat dan Tahapannya

Baca juga: Irpannusir Minta Gubernur Copot Pejabat yang Batalkan Paket Pekerjaan RSUDYA 

Kini, harapan itu ada di tangan Mualem. 

Sebagai gubernur, Mualem harus membuktikan bahwa kepemimpinannya mampu menciptakan pembangunan Aceh yang semakin membaik dan kesejahteraan rakyat Aceh yang semakin meningkat.

Rakyat Aceh sudah cukup lama menunggu perubahan. Jangan biarkan APBA 2025 menjadi catatan hitam lain dalam sejarah pengelolaan anggaran Aceh.

Jika Panglima gagal membenahi situasi, bukan hanya kapal yang oleng, tetapi juga kepercayaan rakyat dan mungkin sekaligus peluang perpanjangan Otsus yang akan tenggelam. 

Ketegasan Mualem dalam mengambil keputusan, dan keseriusan menempatkan pejabat yang tepat di posisi yang tepat akan membawakan Aceh berlayar sebagaimana yang dicita-citakan.(*)

*) PENULIS adalah Koordinator Lingkar Publik Strategis. (email: rizkiardial10@gmail.com)

KUPI BEUNGOH adalah rubrik opini pembaca Serambinews.com. Setiap artikel menjadi tanggung jawab penulis.

Halaman 4/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved