Kupi Beungoh
Belajar dari Telur Asin, Semua Tergantung Selera
Ilmu ini sangat sederhana, tapi jarang ada yang bisa menyampaikan dengan contoh sederhana yang sangat mudah dicerna.
Jangan-jangan, malah lebih buruk lagi, Aceh tak dapat jalan tol tapi tetap mendapat beban bayar utang luar negeri. Nah lho.
Kawan saya tadi juga berbagi cerita, ada orang yang awalnya sangat mengangungkan seseorang, tapi kemudian berbalik menyerangnya.
Selidik punya selidik, ternyata ada keinginan yang tidak tercapai.
Atau program yang dia susun berantakan hanya karena orang yang semulai diagungkannya melakukan perombakan pola kerja.
Sekali lagi, kawan saya ini berpesan, semua yang bersifat duniawi adalah fana.
“Baik tidak baik, enak tidak enak, sangat tergantung selera. Jangan memaksa selera atau pendapat kita kepada orang lain. Apalagi dengan cara meunyet nyet alias nyinyir di media sosial,” tulis si kawan.
Begitulah kisah kawan saya yang belajar dari boh itek masen alias telor asin. Wallahuaklam bisshawab.
*) PENULIS, hamba Allah yang mencari nafkah di Malaysia.
KUPI BEUNGOH adalah rubrik opini pembaca Serambinews.com. Setiap artikel menjadi tanggung jawab penulis.
Baca juga: Empat Hari, Warga Aceh di Malaysia Kumpulkan 60.000 Ringgit, Ini Daftar Kebutuhan Korban Banjir
Baca juga: VIDEO Raja Malaysia Naik Motor Bebek Sisir Kawasan Banjir, Temui Warga dan Bagi-Bagi Uang
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/jafar-insya-reubee-malaysia-boh-itek-masen.jpg)