KUPI BEUNGOH
Refleksi 2025: Bencana, Negara dan Pemerintahan Prabowo Harus Perbaiki Komunikasi Publik di 2026
Refleksi 2025: Bencana, Negara, dan Pemerintahan Prabowo Harus Perbaiki Pola Komunikasi Publik di Tahun 2026
Refleksi 2025 mengajarkan bahwa kekuatan negara tidak hanya diukur dari kemampuan mengerahkan sumber daya, tetapi juga dari cara negara berbicara kepada rakyatnya saat mereka paling rentan.
Jika pemerintahan Prabowo ingin memperkuat legitimasi dan kepercayaan publik di 2026, maka perbaikan komunikasi publik bukan pilihan, melainkan keharusan.
Dalam menghadapi bencana yang kian kompleks, kata-kata negara bisa menyelamatkan atau melukai kepercayaan warganya.
*) PENULIS adalah Dosen Universitas Esa Unggul, Jakarta
KUPI BEUNGOH adalah rubrik opini pembaca Serambinews.com. Setiap artikel menjadi tanggung jawab penulis.
Baca Artikel KUPI BEUNGOH Lainnya di SINI
| Earth Day: Saatnya Pendidikan Menjawab Krisis Lingkungan |
|
|---|
| Menjawab Tuduhan “Logical Fallacy” dalam Polemik JKA |
|
|---|
| Framing Negatif JKA, Strawman Fallacy Paling Telanjang |
|
|---|
| Dedy Tabrani di Mata Aktivis HMI: Polisi Masa Depan yang Menjaga dengan Ilmu dan Iman |
|
|---|
| Membangun Sistem Pengelolaan Sampah Sehat, Dari Masjid Gerakan Perubahan Dimulai - Bagian IV |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/Dr-Iswadi-MPd-Dosen-Universitas-Esa-Unggul-Jakarta_19042024.jpg)