KUPI BEUNGOH
Perang dan Damai – Bagian 8, Mendorong Terwujudnya Damai yang Tertunda
Tanpa itu, konflik, perang hanya akan terus mewariskan luka yang tak pernah benar-benar sembuh.
Masyarakat Dunia membutuhkan keberanian untuk menurunkan ego, menggeser kepentingan sempit, dan membangun kesepahaman yang berorientasi pada kemanusiaan dan peradaban dunia.
Tanpa itu, konflik, perang hanya akan terus mewariskan luka yang tak pernah benar-benar sembuh.
Damai mungkin tertunda, tetapi dialog, pertemuan perdamian tidak boleh dihentikan. Semoga.
*) PENULIS Yunidar ZA adalah Analis Kebijakan. Sementara Masykur Ahmad adalah Analis Intelijen, keduanya berdomisili di Jakarta.
KUPI BEUNGOH adalah rubrik opini pembaca Serambinews.com. Setiap artikel menjadi tanggung jawab penulis.
Baca Artikel KUPI BEUNGOH Lainnya di SINI
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/Yunidar-dan-Masykur-Ahmad.jpg)