Rabu, 29 April 2026

Kupi Beungoh

Zoel Helmi: Guru Dayah Oemar Diyan Indrapuri yang Kuasai 7 Bahasa Dunia

Zoel Helmi mengusai 7 bahasa di dunia, yaitu Bahasa Inggris, Arab, Perancis, Jerman, dan Turki, selain Bahasa Indonesia dan Aceh tentunya.

Tayang:
Editor: Amirullah
Serambinews.com
Raihana Salsabilla dan Salsabila Salwa Jaisa 

Ia juga sering mengutip kalimat motivasi, "you are the result of what you have thought," dan "you are what you repeat." 

Menurutnya, kekuatan pikiran dan kebiasaan sangat menentukan siapa kita di masa depan.

Dengan kemampuan bahasa beliau, Ia mendapat kepercayaan untuk menjadi translator saat Mualim jamu Dubes UEA dan Bos Mubadala Energy di Meuligoe, saat pembahasan Kerja Sama Investasi di Aceh. https://share.google/5FEBxHlx09sXkRnMe

Meski telah mencapai banyak hal, Ustadz Zoel Helmi tidak pernah patah semangat. Sejak ayahnya wafat, semangat belajarnya sedikit menurun karena kehilangan sosok pemberi motivasi.

"Dalam psikologi Ibu adalah kasih sayang, ayah adalah motivasi. Ketika ayah saya tiada, maka hilanglah motivasi itu, dan yang tersisa hanyalah kasih sayang," ungkapannya pelan.

Kini di usia hampir empat puluh ia lebih fokus pada persiapan menuju akhirat, meski semangat belajar tetap menyala.

Ingin Belajar Bahasa Cina Cs

Seketika Beliau berkata jika saya masih seumur kalian maka saya akan menambah bahasa asing lainnya terutama bahasa Asia seperti Mandarin, Jepang, dan Korea. 

Menutup perbincangan, ia sempat melontarkan kritik reflektif terhadap sistem pendidikan di Indonesia. Jika pendidikan memang untuk kita, mengapa kurikulumnya ditentukan pemerintah? dan jika pendidikan untuk negara, mengapa kita yang harus membayar?. 

Pertanyaan di atas menunjukkan bahwa bagi Ustaz Zoel Helmi, pendidikan sejati bukan hanya soal kurikulum, tetapi tentang keikhlasan mencari ilmu. Dan keberanian melangkah menembus batas diri.

Zoel Helmi berhasil menjadi “poliglot”, yaitu sosok yang menguasai lebih dari dua bahasa dalam pergaulan. Keberhasilan ini tentu sudah memulai sejumlah proses dan tidak datang dengan serta merta.

Maka, dari cerita ini, generasi muda sekarang ini, perlu belajar dari kisah sukses orang lain sebagai inspirasi. Semoga!

Darussalam, 11 Oktober 2025

 

Penulis Raihana Salsabilla dan Salsabila Salwa Jaisa (Kedua adalah mahasiswa Prodi KPI FDK UIN Ar-Raniry, email: raihanaslsbillaa@gmail.com & salwajaisa412@gmail.com)

Halaman 3/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved