Kupi Beungoh
Prabowo–Mualem: Blok Andaman, Mubadala, dan Asa Aceh - Bagian 5
Gas dalam jumlah besar ditemukan di Blok Andaman, dikelola oleh Mubadala Energy dari Uni Emirat Arab.
Tapi harapan ini tidak bisa diberikan sepihak. Pemerintah Aceh, masyarakat sipil, dan sektor swasta lokal harus menunjukkan bahwa mereka siap bekerja bersama, melampaui sekat sektoral dan trauma masa lalu.
Di sebalik semua itu kita juga harus tahu, tak ada sumber daya yang menjamin kemakmuran tanpa visi dan ketekunan. Gas yang tersimpan ribuan meter di bawah laut hanya akan jadi angka di laporan perusahaan jika tak dikelola dengan keberanian moral dan kecerdasan sosial.
Itulah tantangan besar hari ini—bagaimana menjadikan kekayaan alam bukan sebagai mimpi yang ditunda, tapi sebagai pekerjaan rumah yang diangkat bersama, dari meja perundingan di Jakarta hingga ke ruang kelas di Pidie.
Dan dari pelabuhan Sabang hingga kebun-kebun rakyat di Aceh Barat. Butuh rencana yang nyata, namun juga imajinasi yang merdeka.
Butuh peta jalan, namun juga kompas nilai. Karena kekayaan tak hanya soal produksi dan ekspor, tetapi tentang kehormatan hidup yang lebih adil di tanah sendiri.
Baca juga: Prabowo–Mualem: Prasyarat Nikmat dan Tiga Pilar Pembangunan - Bagian III
Kini tinggal bagaimana semua pihak melangkah. Prabowo sudah membuka pintu. Mualem sudah memegang kunci.
Tapi rumah Aceh yang baru tak akan berdiri kokoh jika hanya mereka berdua yang bekerja.
Harus ada gerak bersama yang melibatkan generasi muda, perguruan tinggi, tokoh agama, pelaku usaha, komunitas adat, hingga diaspora Aceh di luar negeri.
Aceh bukan tanah yang miskin ide atau keberanian. Aceh hanya butuh momen yang memantik harapan.
Dan mungkin, gas Andaman ini bukan sekadar energi bumi, melainkan juga energi sejarah yang menunggu untuk menyala kembali
*) PENULIS adalah Sosiolog dan Guru Besar Universitas Syiah Kuala (USK) Banda Aceh.
KUPI BEUNGOH adalah rubrik opini pembaca Serambinews.com. Setiap artikel menjadi tanggung jawab penulis.
BACA ARTIKEL KUPI BEUNGOH LAINNYA DI SINI
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/Prof-Humam-32.jpg)