TOPIK
Kupi Beungoh
-
Membaca Ulang “Semak Liar/Nipah”sebagai Masa Depan Ekonomi Hijau Aceh Barat
Festival ini, oleh karena itu, bukan sebatas selebrasi, tetapi koreksi. Koreksi atas cara kita memandang sumber daya alam kita sendiri.
-
Gula Darah Melonjak, Tubuh Mengirim Sinyal Bahaya
Kadar glukosa yang meningkat membuat darah lebih kental, menghambat aliran oksigen ke jaringan, sehingga tubuh mudah lelah dan otot terasa berat.
-
Melupakan MoU Helsinki, Apa Tidak Salah Bung Benny K. Harman?
MoU Helsinki bukan sekadar dokumen, melainkan narasi besar baru yang memberi rakyat Aceh mimpi tentang kesejahteraan
-
Menemukan Harapan di Geurutee
Gagasan tentang Terowongan Geurutee telah berhembus sejak lebih dari satu dekade lalu. Pada 2012, pemerintah daerah mulai perencanaan.
-
Aceh, Dana Otsus, Janji 10 Triliun, dan Anjuran Fahri Hamzah
Fahri Hamzah, kawan dekat Prabowo menghadiri Ngobrol Opini Terkini (Ngopi) GPS, di Warkop SMEA Premium Jeulingke, Banda Aceh, Minggu 17/11/2025
-
Redenominasi Rupiah, Berkaca dari Redenominasi Lira Turkiye
Penyusunan RUU Redenominasi di serahkan kepada Direktorat Jenderal Pembendaharaan Kementerian Keuangan.
-
Menanggapi Ejekan Benny K Harman terhadap Perdamaian Aceh dan Kata Helsinki
Perdamaian adalah hasil dari ikhtiar panjang, perundingan melelahkan, dan kompromi yang menuntut kerendahan hati dari kedua pihak.
-
Jauhi Zina dan LGBT: Karena Itu Merusak Diri, Keturunan, Agama, Nusa dan bangsa
Zina adalah perbuatan persetubuhan antara laki-laki dan perempuan yang tidak terikat hubungan pernikahan yang sah.
-
Komunikasi Damai Dalam Konteks Aceh dan Era Digital
komunikasi damai merupakan jembatan antara rasionalitas dan nilai kemanusiaan yang berakar pada kearifan lokal serta etika religius masyarakat
-
Empat Mesin Produktivitas Aceh: Lahan, Tenaga Kerja, Modal, hingga Jiwa Wirausaha
Di tengah upaya Aceh menata arah pembangunan menuju 2045, keempat faktor ini seolah menjadi cermin.
-
Syarifah Aceh: Dari Benteng Seuneulop ke Kampus Gadjah Mada
peran perempuan dalam mencerdaskan kehidupan bangsa merupakan fondasi penting dalam membangun peradaban yang lebih maju dan bermartabat
-
Ambiguitas dalam Merayakan Kemenangan Mamdani
Zohran Mamdani menang sebagai Wali Kota New York dan efeknya bergema sampai Aceh, mirip resonansi ketika Anies Baswedan terpilih di Jakarta.
-
USK dan Diplomasi Blue Carbon Indonesia–Korea
Kehadiran SNU dan KOICA menunjukkan bahwa isu mangrove dan blue carbon kini bukan lagi wacana lokal, tetapi agenda geopolitik.
-
Paradoks HIV/AIDS Di Negeri Syariah
Dengan judul “Paradoks HIV/AIDS di Negeri Syariah”, tulisan ini mencoba mengeksplorasi ketegangan antara norma moral, agama dan realitas kesehatan.
-
Generasi Sehat, Aceh Kuat di Masa Depan
Tema nasional tahun ini, “Generasi Sehat, Masa Depan Hebat,” hanya bermakna jika disertai keberanian melihat kenyataan
-
Redenominasi: Tiga Nol Syahid, Uang Gelap Tersesat di Jalan Terang
Redenominasi rupiah bukan lagi soal menulis angka lebih mudah, ini adalah alat untuk mengembalikan martabat ekonomi bangsa.
-
Tata Kelola dan Sistem Akuntansi Masa Sultan Iskandar Muda dalam Perspektif Good Governance Modern
Refleksi Tata Kelola dan Sistem Akuntansi Pemerintahan Masa Sultan Iskandar Muda dalam Perspektif Good Governance Modern”
-
BPJS Ketenagakerjaan Syariah di Bumi Serambi Mekkah
pekerja di Aceh dapat merasa lebih tenang dan yakin bahwa hak-hak sosial ekonominya terlindungi tanpa harus khawatir melanggar prinsip agama
-
Menjaga Indonesia dari Paham Agama Keras
Fenomena “paham agama keras” ini bukanlah hal baru. Ia merupakan gelombang panjang dari interpretasi literal terhadap teks agama
-
Kemandekan Investasi dan Industrialisasi di Aceh, Bagian I
Penandatanganan nota kesepahaman dengan investor asing memenuhi linimasa. Namun reaksi masyarakat justru lebih banyak bernuansa sinis.
-
Globalisasi dan Alam Gayo: Antara Kemajuan dan Ancaman Hijau
Sektor pertanian, terutama kopi Arabika Gayo, menjadi contoh paling nyata dari pengaruh globalisasi.
-
Ketika Buku Berdebu, dan Layar Jadi Teman: Masa Depan Perpustakaan di Era Digital
Beberapa tahun terakhir, pemandangan rak buku berdebu di sudut perpustakaan bukan lagi hal yang asing.
-
Biaya Hidup Melonjak dan Krisis Pekerjaan di Indonesia: Sebuah Tinjauan Filsafat Ilmu
Jika ditelusuri lebih jauh, krisis biaya hidup dan pekerjaan ini sesungguhnya mencerminkan krisis filsafat ilmu itu sendiri.
-
Romantisasi Kerja Tanpa Pamrih
Pertanyaannya, mungkinkah manusia bekerja tanpa pamrih dan tidak terasing? Mungkin saja jika relasi kerja dan keadilan sosial ditata ulang
-
3 Kuda Poni Kematian Finansial: Judi Online, Pinjol & Penipuan Menghancurkan Kelas Menengah Digital
Dunia digital Indonesia kini seperti ladang ranjau tampak aman, tapi salah klik sedikit, bisa kehilangan separuh hidupmu.
-
Kisah Pilu Nelayan di Peukan Bada: Hidup di Gubuk Reot, Anak-anak Putus Sekolah
Husnaini tak tahu cara untuk mendapatkan bantuan modal atau peralatan usaha dari instansi terkait ataupun dari perusahaan besar seperti PT SBA
-
Rendah Mutu Dan Reputasi Kampus: Akibat Stagnasi Pengembangan Kurikulum Perguruan Tinggi
Pengembangan kurikulum harus dilaksanakan sepanjang tahun guna merespon kebutuhan masyarakat, pemerintah, dunia usaha, dan industri.
-
Migas Aceh, Hantu di Bawah Tanah, Bayang-bayang di Atas Kemiskinan
Dalam praktiknya, proses perizinan dan kontrak bagi hasil masih membutuhkan persetujuan ganda, memperlambat keputusan investasi.
-
Saat Perpustakaan Tak Lagi Jadi Tempat Favorit Anak Muda
Dulu, perpustakaan adalah tempat yang dihormati, bahkan dianggap “surga ilmu”. Kini, suasana itu berganti dengan keheningan yang sunyi.
-
MBG “Mimpi Buruk” Membangun Generasi Cerdas
Kerentanan gizi anak Indonesai di hampir seluruh wilayah menyebabkan kerawanan gizi, stunting dan kerentanan kesehatan